KEMUDAHAN AL QUR'AN



Oleh: Saryanto Abu Ruwaifi' hafizhahullah

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَلَقَدْ يَسرْنا القُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَـهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ 

"Dan sungguh Kami telah memudahkan Alquran untuk di ingat, maka apakah ada yang mau mengingatnya." (QS. Al-Qamar: 17).

Allah ﷻ mengulang-ulang ayat tersebut sebanyak empat kali di dalam kitab-Nya yang mulia. Semuanya kita jumpai dalam surat Al-Qamar. Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa Allah benar-benar menjadikan Alquran itu mudah untuk dipelajari. Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

Dan kemudahan Al quran untuk di ingat melingkup beberapa bentuk kemudahan;

Pertama; Mudahnya lafadz-lafadznya untuk dihafalkan,

Kedua; Mudahnya makna-maknanya untuk dipahami,

Ketiga; Mudahnya perintah dan larangannya untuk direalisasikan. (Ash Showa'iqul Mursalah, 1/33).

Diantara kemudahan Al Qur'an adalah ia mudah untuk dihafalkan. Ini adalah sebuah realita yang dirasakan banyak orang dan mereka lihat di kehidupan seharian. Anda bisa melihat di masyarakat, banyak orang-orang yang menghafalkan Alquran 30 juz, padahal masih anak kecil. Anda juga menyaksikan, ada orang yang hafal Alquran padahal usianya telah lanjut. Anda juga menyaksikan, para penghafal Alquran, padahal mereka tidak mengerti bahasa Arab. Mereka tidak paham artinya tapi mereka bisa menghafalnya. Ini semua adalah bentuk kemudahan Alquran untuk dihafalkan. Dan ini adalah kemudahan dari Allah ﷻ. Oleh karena itu, ambillah bagian dari Alquran dengan bagian yang banyak.

Dan kemudahan yang didapat dari Al Qur'an juga adalah kemudahan secara maknawi. Allah ﷻ menurunkan Alquran agar kita mentadabburi makna dan tujuannya. Allah ﷻ berfirman,

أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا الْقَوْلَ

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami)…” (QS. Al-Mu’minuun: 68).

Firman-Nya juga

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran? Kalau kiranya Alquran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS. An-Nisaa: 82).

Setelah Allah ﷻ menganugerahkan dua kemudahan diatas berikutnya Allah ﷻ akan memudahkan seorang hamba dalam mengamalkan Alquran. Inilah diantara kemudahan mengamalkan Al Qur'an sebab seluruh perintah dan hukum-hukum yang terdapat di dalam Alquran bukanlah perintah yang memberatkan. Apalagi sampai membinasakan karena sulitnya. Allah ﷻ berfirman,

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ

“Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (QS. Al-Hajj: 78).

Dan juga firman-Nya,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Perintah-perintah tersebut adalah amalan yang mudah bagi orang-orang yang diperintah. Tidak ada kesulitan dan kesempitan di dalamnya. Perhatikanlah hal-hal yang Allah wajibkan di dalam agama ini.

Ketahuilah bahwa kemudahan yang Allah berikan dalam Alquran adalah sebagai bentuk taufik dari Allah untuk para hamba-Nya. Barangsiapa yang menyambut Alquran dengan baik yakni ia membacanya, merenungi maknanya, dan mengamalkannya, maka ia telah mendapatkan keberuntungan yang besar.

Bulusan kampung halamanku, Tembalang, Kota Semarang, Jum'at pagi, 6 Jumadil Ula 1441 H / 31 Januari 2020